Jose Mourinho Tidur di Tempat Pelatihan Dalam Persiapan Melawan Burnley

38

liputanbolaonline.com – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengatakan bahwa ia tidur di tempat pelatihan klub Tottenham untuk menyiapkan pertandingan hari ini (12/7/2019) melawan Burney. Pelatih asal Portugal tersebut tinggal di Hotspur Way di Enfield setelah tim yang dipimpinnya kalah melawan Manchester United dengan skor 2-1.

Kendati mendapat sambutan hangat kala bertandang ke Old Trafford, namun ia gagal membawa Tottenham memenangkan pertandingan. Bahkan usai pertandingan Mourinho merasa ruang ganti menjadi tempat yang “menyedihkan” setelah menelan kekalahan.

Mourinho ingin Mengubah Mindset para Pemain

“Seharusnya setelah kalah kamu tidak boleh merasa sedih. Kamu harus bisa menjadi lebih dari itu. Kamu harus mengamuk, marah, bukannya sedih,” ujarnya.

Mourinho juga dilaporkan menginap di tempat pelatihan sebelum ia ditunjuk menjadi manajer sewaktu proses negosiasinya dengan Ketua Direksi Spurs Daniel Levy.

Kekalahan melawan MU tersebut merupakan kekalahannya yang pertama sejauh ini melatih Tottenham.

Kubunya akan menjamu Burnley yang saat ini menduduki peringkat ke-12 di Tottenham Hotspur Stadium, dan ia yakin timnya akan siap menghadapinya karena persiapan yang matang.

“Saya tidak pulang kerumah, jadi esok paginya saat jam delapan saya disini ngapain? Burnley!” ujar Mourinho.

“Menganalisa Burnley, mencoba mengorganisir sesi latihan, mencoba mengatur rapat, memilih video klip yang akan ditunjukkan pada mereka bagaimana Burnley bermain secara jelas. Itulah yang harus kalian lakukan di dunia sepak bola. Jangan berlaku pasif dan menunggu,” tambahnya.

Tottenham saat ini menduduki peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan raihan 5 kemenangan, 5 kekalahan dan 5 seri sepanjang musim ini.

“Sudah jelas kami memiliki masalah, tetapi kami memiliki pemain-pemain dengan kualitas baik, dan atmosfir di ruang ganti yang baik,” imbuhnya.

“Saya suka sekali dengan mereka tetapi kita perlu merubah perasaan bersalah tentang kesalahan yang kita perbuat dan merasa sedih dengan hasil kita yang buruk. Mereka seharusnya emosi, dan luapkan emosi tersebut saat latihan dan saat melawan musuh.”

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.